Helpin
Semua artikel

Perbandingan Tools · 16 Oktober 2026 · Ditinjau oleh Fajrul, pendiri Helpin

Turnitin Rendah, Drillbit UT Tinggi: Kenapa Beda?

Turnitin 12% tapi Drillbit UT 35%? Ini lima penyebab angkanya berbeda dan cara membaca hasilnya supaya tidak salah langkah.

Turnitin Rendah, Drillbit UT Tinggi: Kenapa Beda?

Skenarionya sering terjadi. Seorang mahasiswa UT mengecek artikel ilmiahnya dengan Turnitin dan mendapat 12%. Lega, ia mengunggah naskah ke e-learning. Beberapa jam kemudian, skor Drillbit muncul: 35%, di atas batas maksimum 30%.

Apa yang salah? Kemungkinan besar tidak ada yang salah dengan kedua alat itu. Keduanya memang mengukur dengan cara yang berbeda. Artikel ini menjelaskan kenapa angkanya bisa jauh berbeda dan angka mana yang harus kamu jadikan pegangan.

Jawaban singkatnya

Pegang angka dari alat yang dipakai untuk menilaimu. Kalau laman tugasmu di e-learning UT menampilkan skor Drillbit, yang menentukan adalah skor Drillbit. Skor Turnitin, aplikasi cek gratis, atau alat lain hanya bisa dijadikan gambaran kasar.

Soal alat apa yang dipakai UT untuk tugas yang mana, lihat panduan Drillbit UT.

Lima penyebab angka Turnitin dan Drillbit berbeda

1. Database pembandingnya berbeda

Setiap alat membandingkan tulisanmu dengan koleksi sumbernya sendiri: halaman internet, artikel jurnal, buku, dan dokumen yang pernah dikirim ke sistem itu. Koleksi Drillbit dan Turnitin tidak sama. Sumber yang ada di satu database belum tentu ada di database lain.

Akibatnya, paragraf yang kamu ambil dari sebuah sumber bisa terdeteksi di Drillbit tapi lolos di Turnitin, atau sebaliknya. Perbandingan umum kedua alat ini ada di bedanya Turnitin, Drillbit, dan Ithenticate.

2. Cara mencocokkannya berbeda

Algoritma pencocokan tiap alat berbeda: berapa kata berurutan yang dianggap mirip, bagaimana kata yang sedikit diubah tetap dikenali, dan bagaimana persentase akhirnya dihitung. Dua alat bisa menemukan sumber yang sama tapi menghitung persentase yang berbeda.

3. Pengaturan pengecualiannya berbeda

Ini penyebab yang paling sering diremehkan. Panduan pengguna Drillbit untuk institusi menyebut ada pengaturan untuk mengecualikan daftar pustaka, kutipan, sumber kecil, dan frasa tertentu. Turnitin juga punya pengaturan serupa.

Kalau cek mandirimu memakai pengecualian daftar pustaka dan kutipan, sementara pengecekan di kampus tidak, selisihnya bisa belasan persen. Cara kerja tiap pengecualian kami jelaskan di exclude quotes, bibliography, dan small matches.

4. Naskah yang dicek tidak benar-benar sama

Terdengar sepele, tapi sering terjadi:

  • Yang dicek dengan Turnitin adalah draf lama, sedangkan yang diunggah ke e-learning adalah versi final dengan tambahan teori.
  • Yang dicek hanya isi artikel, sedangkan yang diunggah lengkap dengan abstrak dan daftar pustaka.
  • File dikonversi ke PDF dengan cara yang membuat teks terpecah atau ada bagian yang terbaca ganda.

Pastikan file yang kamu cek mandiri identik dengan file yang akan diunggah.

5. Ada tulisanmu sendiri yang pernah tersimpan

Kalau sebagian naskahmu pernah dikirim ke sistem dan tersimpan di repository, misalnya untuk tugas lain atau oleh orang lain, tulisan itu bisa terdeteksi sebagai sumber. Kasus kemiripan dengan karya sendiri kami bahas di similarity artikel dari skripsi sendiri tinggi. Kenapa urusan repository penting dijelaskan di repository vs no repository.

Menurut FAQ resmi Drillbit, dokumen tidak otomatis disimpan ke repository Drillbit. Tapi pengaturan penyimpanan bisa berbeda di tiap institusi dan di tiap tempat pengecekan.

Cara membaca hasil yang berbeda

Kalau kamu sudah terlanjur punya dua angka yang berbeda, jangan bingung memilih. Lakukan ini:

  1. Buka laporan lengkap Drillbit, bukan hanya angkanya. Lihat sumber dengan persentase terbesar.
  2. Cocokkan dengan laporan Turnitin. Kalau sumber besar di Drillbit tidak muncul di Turnitin, berarti bagian itu yang lolos dari cek mandirimu.
  3. Perbaiki bagian yang terdeteksi di Drillbit, terutama dua atau tiga sumber teratas. Biasanya merekalah penyumbang terbesar.
  4. Rapikan kutipan dan daftar pustaka supaya tidak bergantung pada pengaturan pengecualian.

Cara membaca persentase dan daftar sumber dalam laporan kami bahas di cara baca laporan Turnitin. Contohnya memakai Turnitin, tapi logikanya sama untuk Drillbit.

Supaya tidak terulang

  • Cek mandiri dengan alat yang sama dengan yang dipakai kampus.
  • Cek file final, bukan draf.
  • Beri jarak aman dari batas. Batas resminya 30%, tapi laman KMS UT menyarankan tidak lebih dari 25%.
  • Cek lebih awal, jauh sebelum jadwal unggah berakhir. Daftar persiapan sebelum upload ada di checklist Tugas 4 Karil UT.

Pertanyaan yang sering muncul

Mana yang lebih akurat, Turnitin atau Drillbit? Pertanyaannya kurang tepat. Keduanya akurat menurut database dan pengaturannya masing-masing. Yang relevan untukmu adalah alat yang dipakai untuk menilai tugasmu.

Bisakah saya meminta kampus memakai skor Turnitin saja? Penilaian mengikuti alat dan aturan yang ditetapkan kampus. Kalau ada keberatan, sampaikan ke tutor atau pembimbing dengan bukti yang jelas.

Skor Drillbit saya naik setelah revisi. Kenapa? Bisa karena ada teks baru yang mirip sumber lain, atau karena database pembanding bertambah. Cek bagian yang baru kamu tambahkan.

Cek dengan alat yang sama

Helpin menyediakan jasa cek Drillbit lewat akun resmi, jadi gambaran skormu sedekat mungkin dengan yang dipakai e-learning UT. Kalau kamu juga butuh Turnitin untuk keperluan lain, tersedia jasa cek Turnitin. Untuk bagian yang masih tinggi, editor kami membantu lewat jasa parafrase Drillbit yang dikerjakan manual.

Butuh bantuan?

Cek Drillbit

Rp7/kata

Pesan sekarang

Deadline sidang mepet? Kirim file sekarang.

Admin aktif setiap hari 08.00–24.00. Konsultasi dulu juga boleh, gratis.

Ririn dan Nyonyo, maskot Helpin, memegang ijazah