Helpin
Semua artikel

Panduan Akademik · 11 Oktober 2026

Turnitin Repository vs No Repository: Kenapa Skripsimu Bisa Similarity 90% di Cek Kedua

Pernah cek Turnitin dua kali dan hasil kedua melonjak ke 90%? Biasanya karena file pertama tersimpan di repository Turnitin. Ini bedanya repository dan no repository.

Turnitin Repository vs No Repository: Kenapa Skripsimu Bisa Similarity 90% di Cek Kedua

Bayangkan kamu mengecek skripsi di Turnitin dan hasilnya 18%. Kamu revisi sedikit, lalu cek lagi lewat akun kampus. Hasilnya tiba-tiba 92%, dengan sumber teratas bertuliskan "Submitted to Universitas ...".

Kamu tidak menyalin dari siapa pun. Yang terjadi: file pertamamu sudah tersimpan di database Turnitin, lalu pengecekan kedua mencocokkan skripsimu dengan dirinya sendiri. Masalah ini sering terjadi dan bisa dicegah kalau kamu paham bedanya repository dan no repository.

Apa itu repository di Turnitin?

Turnitin membandingkan dokumenmu dengan tiga kelompok sumber: halaman internet, publikasi (jurnal, buku, prosiding), dan kumpulan tugas mahasiswa yang pernah dikirim ke Turnitin. Kelompok ketiga ini disebut student paper repository.

Saat dosen atau admin membuat tugas di Turnitin, ada pengaturan ke mana file disimpan:

  • Standard paper repository: file yang kamu kirim disimpan permanen. Pengecekan berikutnya, di kelas mana pun dan oleh siapa pun, akan mencocokkan dokumen baru dengan file ini.
  • No repository: file dicek, laporan keluar, tapi dokumennya tidak disimpan ke database. Pengecekan berikutnya tidak akan menemukan file tersebut.

Di laporan Turnitin, sumber dari repository biasanya muncul dengan label "Student Paper" dan tulisan "Submitted to [nama kampus]".

Kenapa ini berbahaya untuk skripsi?

Skripsi biasanya dicek berkali-kali: oleh kamu sendiri, oleh dosen pembimbing, lalu oleh kampus sebelum sidang atau sebelum unggah ke repositori. Kalau pengecekan pertama memakai pengaturan standard repository, setiap pengecekan setelahnya akan menemukan "sumber" yang hampir identik: drafmu sendiri.

Akibatnya:

  1. Similarity melonjak tinggi, kadang di atas 80%.
  2. Sumber teratas tertulis "Submitted to" kampus lain atau kampusmu sendiri, sehingga terlihat seperti menyalin karya orang.
  3. Kamu harus menjelaskan ke dosen atau meminta admin menghapus file lama dari repository. Proses ini bisa makan waktu, padahal jadwal sidang sudah dekat.

Cara mencegahnya

1. Cek mandiri harus no repository

Untuk pengecekan sebelum dikirim ke kampus, pastikan layanan atau akun yang kamu pakai mengatur tugasnya ke no repository. Kalau memakai jasa cek, tanyakan dulu sebelum mengirim file. Jangan ragu bertanya, karena ini menyangkut kelancaran sidangmu. Di Helpin, semua pengecekan Turnitin memakai pengaturan no repository.

2. Jangan cek di akun teman atau kelas acak

Mengirim skripsi ke kelas Turnitin milik teman atau kelas lain yang tidak jelas pengaturannya berisiko besar. Kamu tidak tahu apakah file itu disimpan.

3. Simpan laporan pertama

Unduh laporan similarity setiap kali cek. Kalau nanti muncul sumber "Submitted to" yang mencurigakan, kamu bisa menunjukkan tanggal dan hasil pengecekan sebelumnya ke dosen.

4. Pengecekan resmi kampus biasanya memang disimpan

Pengecekan final oleh kampus sering memakai standard repository supaya skripsi tercatat. Itu wajar. Yang perlu kamu jaga adalah pengecekan sebelum tahap resmi itu.

Sudah terlanjur tersimpan, lalu bagaimana?

Kalau similarity melonjak karena drafmu sendiri, langkahnya:

  1. Buka sumber yang cocok. Klik sumber "Submitted to ..." di laporan dan lihat apakah isinya memang drafmu.
  2. Minta pengecualian sumber. Dosen atau admin Turnitin bisa mengecualikan sumber tertentu (exclude source) dari laporan, sehingga persentase kembali normal.
  3. Ajukan penghapusan dari repository. Admin Turnitin di kampus bisa meminta penghapusan file dari repository. Hubungi admin perpustakaan atau unit yang mengelola Turnitin di kampusmu.
  4. Bawa bukti. Tunjukkan laporan pertama dan jelaskan bahwa file itu milikmu.

Pengaturan pengecualian lain, seperti mengabaikan kutipan dan daftar pustaka, dibahas di cara baca laporan Turnitin.

Bagaimana dengan Drillbit dan iThenticate?

Prinsipnya mirip: sebagian layanan menyimpan dokumen ke basis data internal, sebagian tidak. iThenticate, yang biasa dipakai untuk naskah jurnal, umumnya tidak menyimpan naskah ke repository mahasiswa. Bedanya dibahas di Ithenticate vs Turnitin untuk jurnal.

Cara mengenali sumber dari repository di laporan

Tidak semua persentase tinggi berasal dari repository. Supaya tidak salah menyimpulkan, perhatikan ciri-ciri ini saat membuka laporan:

  • Labelnya "Student Paper". Sumber dari internet biasanya berlabel "Internet Source", dan jurnal atau buku berlabel "Publication".
  • Satu sumber menyumbang persentase sangat besar. Kalau satu sumber "Submitted to ..." menyumbang 40% atau lebih, hampir pasti itu dokumen yang sangat mirip dengan milikmu, kemungkinan besar drafmu sendiri.
  • Sorotan berurutan sampai berhalaman-halaman. Kecocokan dengan sumber lain biasanya tersebar per kalimat. Kecocokan dengan drafmu sendiri biasanya menyambung dari paragraf ke paragraf, termasuk judul bab dan nomor tabel.
  • Bagian hasil penelitian ikut tersorot. Bab 4 berisi datamu sendiri. Kalau bagian ini juga cocok dengan sumber lain, itu tanda kuat file lamamu tersimpan.

Kalau keempat ciri ini muncul bersamaan, jangan panik dan jangan buru-buru memparafrase ulang seluruh skripsi. Masalahnya ada di pengaturan pengecekan, bukan di tulisanmu.

Contoh kasus yang sering terjadi

Supaya lebih jelas, ini alur yang sering dialami mahasiswa:

  1. Bulan pertama: Rina mengecek Bab 1–3 lewat akun Turnitin milik temannya di kampus lain. Pengaturannya standard repository, tapi Rina tidak tahu. Hasilnya 21%.
  2. Bulan ketiga: Rina menyelesaikan skripsi dan mengirimkannya ke perpustakaan kampus untuk cek resmi sebelum sidang.
  3. Hasil resmi: 67%. Sumber teratas: "Submitted to Universitas X", kampus temannya, menyumbang 51%.
  4. Akibatnya: pembimbing meminta penjelasan, dan pendaftaran sidang tertunda sampai sumber itu dikecualikan oleh admin.

Seandainya pengecekan bulan pertama memakai no repository, hasil resmi Rina kemungkinan besar tetap di sekitar angka awalnya.

Checklist sebelum mengecek skripsi

Sebelum mengirim file untuk dicek, pastikan:

  • Pengaturan pengecekannya no repository, terutama untuk draf yang belum final.
  • Kamu tahu siapa pemilik akun atau kelas Turnitin yang dipakai.
  • Filter yang dipakai sama dengan kebijakan kampus (kutipan, daftar pustaka, kecocokan kecil).
  • Laporan lengkap bisa kamu unduh, bukan hanya angka persentase.
  • Nama file jelas dan bertanggal, supaya mudah dilacak kalau nanti ada masalah.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah hasil cek no repository lebih rendah dari aslinya?

Tidak. Dokumenmu tetap dibandingkan dengan internet, publikasi, dan repository yang sudah ada. Bedanya hanya satu: file yang kamu kirim tidak ikut disimpan.

Kenapa ada "Submitted to" kampus lain, padahal saya tidak pernah kuliah di sana?

Bisa karena drafmu pernah dicek lewat akun atau kelas yang terdaftar di kampus itu. Bisa juga karena memang ada mahasiswa lain yang menulis bagian serupa. Buka sumbernya untuk memastikan.

Apakah file di repository bisa dibaca orang lain?

Isi lengkapnya tidak bisa dibuka bebas. Dosen di kampus lain hanya bisa melihat potongan teks yang cocok, dan untuk melihat lebih banyak harus meminta izin ke kampus pemilik file.

Bagaimana kalau dosen pembimbing yang mengecek dengan standard repository?

Itu hak dosen dan kebijakan kampus. Sampaikan dengan sopan bahwa draf masih akan berubah, dan tanyakan apakah pengecekan resmi nanti bisa mengecualikan draf sebelumnya. Simpan laporan dari dosen sebagai bukti.

Apakah repository Turnitin sama dengan repositori kampus seperti eprints?

Berbeda. Repository Turnitin adalah database internal Turnitin. Repositori kampus adalah situs publik tempat skripsi diunggah setelah lulus. Keduanya sama-sama bisa membuat dokumenmu cocok dengan dirinya sendiri, tapi cara mengatasinya berbeda.

Mau cek tanpa risiko tersimpan?

Layanan cek Turnitin Helpin memakai pengaturan no repository. Drafmu dicek dan laporannya kamu terima, tapi filenya tidak disimpan ke database Turnitin. Jadi kamu bisa cek berkali-kali sebelum bimbingan atau sebelum sidang, tanpa khawatir hasil pengecekan resmi kampus melonjak karena drafmu sendiri.

Butuh bantuan?

Cek Turnitin

Rp10.000/file

Pesan sekarang

Deadline sidang mepet? Kirim file sekarang.

Admin aktif setiap hari 08.00–24.00. Konsultasi dulu juga boleh, gratis.

Ririn dan Nyonyo, maskot Helpin, memegang ijazah