Panduan Akademik · 7 November 2026 · Ditinjau oleh Fajrul, pendiri Helpin
Naskah Telanjur Dicek di Turnitin Repository? Dampaknya
Drafmu terlanjur tersimpan di repository Turnitin dan similarity melonjak? Ini dampaknya, siapa yang bisa menghapus file, dan langkah sebelum sidang.
Jawaban singkat
Kalau drafmu sudah tersimpan di repository Turnitin, pastikan dulu masalahnya memang repository: sumber teratas berlabel 'Student Paper' atau 'Submitted works', sering bertuliskan 'Submitted to [institusi]'. Langkahnya: kumpulkan bukti, hubungi pemilik akun tempat file pertama dicek, minta penghapusan permanen (bukan sekadar disembunyikan), dan sambil menunggu minta sumber itu dikecualikan. Lama penghapusan tidak punya patokan pasti.

Kamu baru sadar drafmu dulu dicek lewat akun yang menyimpan file ke repository Turnitin. Atau lebih buruk: hasil cek resmi kampus sudah keluar, dan sumber teratasnya ternyata drafmu sendiri.
Tenang dulu. Kondisi ini cukup sering terjadi dan ada jalan keluarnya. Yang penting, kamu tahu siapa yang bisa membantu dan bukti apa yang perlu disiapkan.
Pastikan dulu masalahnya memang repository
Tidak semua lonjakan similarity disebabkan oleh draf yang tersimpan. Buka laporannya dan perhatikan ciri ini:
- Sumber teratas berlabel "Student Paper" atau "Submitted works", sering dengan tulisan "Submitted to [nama institusi]".
- Satu sumber itu menyumbang persentase sangat besar, misalnya 40% atau lebih.
- Sorotan menyambung berhalaman-halaman, termasuk bagian hasil penelitian yang berisi datamu sendiri.
Kalau ciri-ciri ini muncul bersamaan, kemungkinan besar file lamamu tersimpan. Penjelasan lengkap soal cara kerja repository ada di Turnitin repository vs no repository.
Dampaknya tergantung di mana file tersimpan
Standard paper repository. File tersimpan di database global Turnitin. Pengecekan berikutnya dari kampus mana pun bisa menemukan file itu.
Institution paper repository. File tersimpan di database milik institusi pemilik akun. Menurut panduan Turnitin, pembandingnya terbatas pada pengecekan di institusi tersebut. Kalau institusinya bukan kampusmu, dampaknya ke cek resmi kampus biasanya lebih kecil. Tetap pastikan dengan melihat laporan.
Dampak nyata yang sering dialami mahasiswa: similarity melonjak di atas batas kampus, dosen meminta penjelasan, dan pendaftaran sidang tertunda. Kabar baiknya, angka tinggi di laporan bukan vonis plagiarisme. Dosen dan petugas bisa melihat sumbernya, dan kecocokan dengan drafmu sendiri bisa dijelaskan.
Langkah yang bisa kamu ambil
1. Kumpulkan bukti
Siapkan laporan pengecekan pertama, tanggalnya, nama akun atau kelas tempat file dicek, dan Submission ID kalau ada. Bukti ini menunjukkan bahwa sumber yang cocok adalah drafmu sendiri, bukan karya orang lain.
2. Hubungi pemilik akun tempat file pertama dicek
Ini langkah yang sering terlewat. Penghapusan file dari repository tidak bisa diminta langsung oleh mahasiswa ke Turnitin. Alurnya:
- Instruktur pemilik tugas (misalnya dosen atau pemilik kelas) mengajukan permintaan penghapusan permanen dari kotak masuk tugas.
- Administrator Turnitin di institusi tersebut menyetujui atau menolak permintaan itu.
- Tim dukungan teknis Turnitin sendiri tidak memproses permintaan penghapusan.
Jadi, kalau file dicek di kelas milik temanmu, hubungi temanmu dan dosen pemilik kelas itu. Kalau dicek lewat jasa, hubungi penyedianya.
3. Minta penghapusan permanen, bukan sekadar disembunyikan
Menghapus file dari tampilan kotak masuk berbeda dengan menghapusnya dari repository. Menurut panduan Turnitin, file yang hanya dikeluarkan dari kotak masuk masih bisa muncul sebagai kecocokan. Yang kamu butuhkan adalah permintaan penghapusan permanen yang disetujui admin.
Setelah disetujui, file dan laporannya terhapus dari database Turnitin dan tidak bisa dipulihkan. File itu juga tidak akan cocok lagi dengan pengecekan berikutnya.
4. Sambil menunggu, minta sumber itu dikecualikan
Proses penghapusan bisa makan waktu. Kalau jadwal sidang sudah dekat, temui dosen pembimbing atau petugas yang mengelola Turnitin di kampusmu. Tunjukkan buktinya dan minta sumber tersebut dikecualikan (exclude source) dari laporan resmi. Fitur ini memang tersedia untuk pemilik laporan.
5. Buat ulang laporan setelah file dihapus
Laporan lama tidak otomatis berubah setelah file dihapus dari repository. Minta laporan dibuat ulang atau lakukan pengecekan baru supaya angkanya mencerminkan kondisi terbaru.
Yang sebaiknya tidak kamu lakukan
- Memparafrase ulang seluruh skripsi karena panik. Masalahnya ada di pengaturan pengecekan, bukan di tulisanmu. Parafrase massal justru bisa merusak isi dan makan waktu.
- Memakai trik untuk mengakali sistem, seperti mengganti huruf dengan karakter mirip atau menyisipkan teks tersembunyi. Laporan Turnitin versi baru punya bagian Integrity Flags yang menandai manipulasi teks semacam ini, dan dampaknya bisa lebih buruk daripada similarity tinggi.
- Mengecek ulang berkali-kali di tempat yang sama tanpa tahu pengaturannya. Kalau tempat itu menyimpan file, masalahnya bisa bertambah.
Contoh kasus
Sari mengecek Bab 1–3 lewat kelas Turnitin milik dosen di kampus lain, tempat kakaknya kuliah. Tiga bulan kemudian, cek resmi di perpustakaan kampusnya menunjukkan 58%, dengan satu sumber "Submitted to" kampus kakaknya menyumbang 44%.
Sari membawa laporan pertama ke pembimbing dan petugas perpustakaan. Petugas mengecualikan sumber itu, dan similarity turun ke 17%, sesuai angka awalnya. Sambil menunggu, kakaknya menghubungi dosen pemilik kelas untuk mengajukan penghapusan permanen. Pendaftaran sidang Sari tetap berjalan karena buktinya lengkap.
Kalau kamu tidak ingat file pertama dicek di mana
Lihat sumber yang cocok di laporan. Tulisan "Submitted to" biasanya menyebut nama institusi pemilik akun. Dari situ kamu bisa menelusuri: apakah itu kampus temanmu, kampus tempat dosenmu dulu mengajar, atau tempat lain yang pernah kamu pakai untuk mengecek. Simpan tangkapan layar sumber tersebut sebagai bukti.
Supaya tidak terulang
- Pakai pengecekan no repository untuk semua draf sebelum cek resmi kampus.
- Jangan mengecek di akun atau kelas yang tidak jelas pengaturannya.
- Simpan setiap laporan dengan nama file bertanggal.
Tanda-tanda penyedia yang benar-benar no repository dibahas di cara memastikan jasa cek Turnitin no repository.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa lama proses penghapusan dari repository?
Tidak ada patokan pasti. Waktunya tergantung seberapa cepat pemilik akun mengajukan permintaan dan admin institusinya menyetujui. Karena itu, minta pengecualian sumber ke kampus sebagai langkah sementara.
Apakah file yang sudah dihapus bisa dikembalikan?
Tidak. Menurut panduan Turnitin, penghapusan permanen tidak bisa dipulihkan, termasuk oleh admin dan tim dukungan Turnitin. Pastikan kamu sudah menyimpan laporan lama sebelum meminta penghapusan.
Kalau dosen pembimbing sudah mengecek drafku dengan standard repository, apakah filenya harus dihapus?
Belum tentu. Pengecekan oleh dosen adalah bagian dari proses resmi, dan banyak kampus memang menyimpannya. Yang perlu kamu pastikan adalah pengecekan final nanti tidak mencocokkan skripsimu dengan draf lama, jadi tanyakan ke dosen atau kampus apakah draf sebelumnya bisa dikecualikan. Penjelasan lengkap tentang pengecekan oleh dosen ada di Turnitin repository vs no repository.
Apakah similarity tinggi karena drafku sendiri bisa dianggap plagiarisme?
Angka similarity hanya menunjukkan kecocokan teks, bukan keputusan plagiarisme. Dengan bukti bahwa sumbernya drafmu sendiri, kecocokan itu bisa dijelaskan dan dikecualikan.
Cek draf berikutnya dengan aman
Supaya kejadian ini tidak terulang, layanan cek Turnitin Helpin memakai pengaturan no repository untuk semua pengecekan. Drafmu dicek dan laporannya kamu terima, tapi filenya tidak disimpan ke database Turnitin.
Butuh bantuan?
Cek Turnitin
Rp10.000/file



