Panduan Akademik · 30 Oktober 2026 · Ditinjau oleh Fajrul, pendiri Helpin
Drillbit Itu Apa? Cara Kerja, Laporan, dan Kenapa Dipakai Kampus
Drillbit adalah perangkat lunak pendeteksi kemiripan teks dengan laporan AI terpisah. Ini penjelasan apa itu Drillbit, cara kerja, beda dengan Turnitin, dan hal yang perlu kamu ketahui sebelum mengecek.
Jawaban singkat
Drillbit adalah perangkat lunak pendeteksi plagiarisme buatan India: dokumen dibandingkan dengan jurnal, buku, dan halaman internet, lalu hasilnya berupa persentase kemiripan dan daftar sumber. Hasil Drillbit belum tentu sama dengan Turnitin karena basis data dan pengaturannya berbeda, jadi pakai alat yang sama dengan yang dipakai kampusmu. Akses dari kampus biasanya gratis bagi mahasiswa, dan di luar itu ada jasa cek berbayar.

Banyak mahasiswa baru mengenal Drillbit ketika kampus atau tugas tertentu menyebutnya. Berbeda dengan Turnitin yang lebih lama dikenal, Drillbit masih sering menimbulkan pertanyaan: alat apa ini, bagaimana cara kerjanya, dan apakah hasilnya sama dengan Turnitin?
Artikel ini menjelaskan Drillbit dari dasar. Penjelasannya mengacu pada informasi yang sudah kami pakai di halaman layanan dan artikel lain, termasuk FAQ resmi Drillbit, dan tetap ditulis dengan hati-hati karena detail fitur bisa berubah.
Apa itu Drillbit?
Drillbit adalah perangkat lunak pendeteksi plagiarisme buatan India. Dokumen yang kamu unggah dibandingkan dengan jurnal, buku, dan halaman internet, lalu hasilnya berupa persentase kemiripan (similarity) beserta daftar sumbernya.
Secara fungsi, ia mirip dengan Turnitin: sama-sama mencocokkan teks, bukan membaca makna. Gambaran dasar tentang cara kerja alat seperti ini ada di Turnitin itu apa, dan prinsipnya berlaku serupa untuk Drillbit.
Yang dihasilkan Drillbit
Laporan Drillbit umumnya mencakup:
- Similarity: persentase kecocokan dan daftar sumber yang cocok.
- Sorotan teks: bagian tulisan yang cocok ditandai.
- Laporan deteksi AI: perkiraan bagian tulisan yang terbaca sebagai hasil AI. Di Drillbit, laporan ini terpisah dari laporan similarity.
Cara membaca bagian-bagiannya dibahas di cara membaca laporan Drillbit. Kemampuan deteksi AI-nya dibahas di apakah Drillbit bisa cek AI.
Siapa yang memakai Drillbit?
Di Indonesia, Drillbit dipakai sejumlah kampus, termasuk Universitas Terbuka (UT). Kalau kampus atau dosenmu meminta laporan Drillbit, cek juga dengan Drillbit, bukan hanya dengan alat lain, karena hasilnya bisa berbeda. Panduan khusus untuk mahasiswa UT ada di Drillbit UT: panduan mahasiswa.
Karena kebijakan alat dan batas skor berbeda antarkampus, selalu pastikan ke kampus atau tutor alat mana yang dipakai untuk penilaian.
Drillbit dan Turnitin: apa bedanya?
Keduanya mencocokkan teks, tetapi:
- Basis data pembanding berbeda, sehingga persentase bisa berbeda untuk naskah yang sama.
- Cara pengaturan pengecualian bisa tidak sama.
- Laporan AI: di Drillbit, laporan deteksi AI terpisah dan tersedia sebagai bagian dari laporan, sedangkan di Turnitin fitur AI adalah fitur terpisah yang tidak selalu diaktifkan institusi.
- Penyimpanan dokumen: pembahasannya ada di bagian berikut.
Hasil dari kedua alat tidak bisa saling menggantikan. Kalau kampus memakai Drillbit, patokannya adalah hasil Drillbit. Pembahasan lebih lanjut ada di bedanya Turnitin, Drillbit, dan iThenticate.
Apakah Drillbit menyimpan dokumen ke repository?
Di Turnitin ada istilah repository dan no repository. Dokumen yang tersimpan bisa membuat pengecekan berikutnya mencocokkan naskahmu dengan dirinya sendiri.
Menurut FAQ resmi Drillbit, dokumen yang dicek tidak otomatis disimpan ke repository. Jadi kamu tidak perlu memilih repository atau no repository seperti di Turnitin. Kebijakan penyedia layanan bisa berubah, jadi pastikan dengan mengecek sumber resminya. Pembahasan lengkap tentang repository ada di Turnitin repository vs no repository.
Kapan sebaiknya cek Drillbit?
Waktu terbaik adalah sebelum pengumpulan resmi, supaya masih ada waktu memperbaiki bagian yang mencolok. Untuk mahasiswa UT, skor resmi di e-learning baru muncul setelah unggah, jadi cek mandiri sebelumnya sangat membantu. Caranya dibahas di cek Drillbit UT sebelum upload.
Hal yang perlu kamu siapkan
- File dalam format yang mudah dibaca (hindari PDF hasil scan).
- Informasi aturan kampus: batas similarity dan apakah ada batas skor AI.
- Pengaturan pengecualian yang sesuai, kalau tersedia.
- Waktu cadangan untuk perbaikan.
Batas skor dan pedoman berbeda-beda. Contohnya batas similarity Karil UT dibahas di batas similarity Drillbit UT.
Kalau skor tinggi
Skor similarity tinggi bukan akhir segalanya. Yang perlu dilakukan:
- Baca laporan dan lihat sumber yang paling besar.
- Tentukan mana yang wajar (kutipan, istilah baku) dan mana yang perlu ditulis ulang.
- Perbaiki dengan parafrase yang benar, bukan hanya mengganti kata. Panduannya ada di tips parafrase Drillbit.
- Cek ulang dengan alat yang sama.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah Drillbit gratis?
Akses dari kampus biasanya gratis bagi mahasiswa. Di luar itu, ada jasa cek berbayar.
Apakah hasil Drillbit sama dengan Turnitin?
Belum tentu. Basis data dan pengaturannya berbeda, jadi angkanya bisa bergeser. Gunakan alat yang sama dengan yang dipakai kampusmu untuk penilaian.
Apakah Drillbit bisa mendeteksi tulisan AI?
Drillbit menyediakan laporan deteksi AI yang terpisah. Seperti detektor lain, hasilnya perkiraan, bukan bukti pasti.
Apakah Drillbit hanya untuk bahasa Inggris?
Tidak. Dokumen berbahasa Indonesia bisa dicek, tetapi cakupan sumber pembanding bisa berbeda untuk bahasa yang berbeda.
Mau cek naskahmu dengan Drillbit?
Helpin menyediakan jasa cek Drillbit dengan laporan similarity dan laporan AI sekaligus, biasanya selesai kurang dari 30 menit selama jam admin. File langsung dihapus setelah pekerjaan selesai.
Butuh bantuan?
Cek Drillbit
Rp7/kata


