Helpin
Semua artikel

Deteksi AI · 5 November 2026 · Ditinjau oleh Fajrul, pendiri Helpin

Mencantumkan Penggunaan AI di Skripsi: Pernyataan dan Sitasi

Kalau kampus atau jurnal meminta pernyataan penggunaan AI, tulis jujur dan spesifik. Ini unsur pernyataan yang baik dan cara menyitasi ChatGPT.

Jawaban singkat

Sebutkan penggunaan AI kalau kampus atau jurnalmu mewajibkannya. Pernyataan penggunaan AI yang baik memuat unsur tertentu dan ditaruh di bagian yang sesuai aturan, ChatGPT disitasi di daftar pustaka, tetapi jangan menyitasi AI sebagai sumber fakta. Simpan catatan penggunaanmu. Banyak yang tidak mewajibkan menyebut perbaikan bahasa saja, tapi sebagian meminta semua penggunaan AI disebutkan, jadi tanyakan ke pembimbing.

Mencantumkan Penggunaan AI di Skripsi: Pernyataan dan Sitasi

Semakin banyak kampus dan jurnal yang meminta penulis menyebutkan penggunaan AI. Tetapi jarang ada yang menjelaskan caranya: ditulis di bagian mana, seperti apa kalimatnya, dan bagaimana menyitasi ChatGPT di daftar pustaka. Artikel ini memberi kerangka yang bisa kamu sesuaikan.

Sebelum itu, satu hal penting: aturan tentang boleh atau tidaknya memakai AI ditentukan kampus dan dosenmu. Pembahasannya ada di boleh pakai ChatGPT untuk skripsi. Artikel ini hanya membahas cara mencantumkannya kalau memang kamu memakainya dan aturan menyebutkannya.

Kapan perlu mencantumkan

Sebutkan penggunaan AI kalau:

  • kampus atau jurnal mewajibkannya,
  • AI memengaruhi isi, bukan hanya tata bahasa,
  • kamu mengutip atau memakai keluaran AI sebagai bagian dari analisis.

Kalau belum ada aturan tertulis, mencantumkannya tetap pilihan yang jujur, terutama bila peranan AI cukup besar. Tanyakan ke pembimbingmu supaya kamu tahu kebiasaan di prodimu.

Unsur pernyataan penggunaan AI yang baik

Pernyataan yang baik singkat tetapi spesifik. Unsurnya:

  1. Alat dan versinya, misalnya nama layanan dan tanggal atau versi yang kamu pakai.
  2. Untuk apa: memeriksa tata bahasa, menjelaskan konsep, membuat kerangka ide, dan sebagainya.
  3. Bagian mana dari skripsi yang terkait.
  4. Peranmu setelahnya: kamu memeriksa dan menyunting hasilnya, dan bertanggung jawab atas isinya.

Contoh pola kalimat (isi sesuai kenyataan, jangan disalin mentah-mentah):

"Penulis menggunakan [nama alat] pada [bulan, tahun] untuk memeriksa tata bahasa pada Bab [nomor]. Seluruh isi telah diperiksa, disunting, dan menjadi tanggung jawab penulis."

Jangan menulis pernyataan umum yang tidak sesuai kenyataan. Pernyataan yang tidak jujur lebih berbahaya daripada tidak menulis sama sekali.

Di mana menaruh pernyataan

Letaknya tergantung aturan:

  • Kata pengantar atau halaman pernyataan keaslian, kalau kampus memintanya di sana.
  • Bab metode, kalau AI dipakai sebagai bagian proses penelitian atau analisis.
  • Lampiran, untuk rincian lengkap, misalnya daftar perintah (prompt) dan hasilnya.
  • Catatan khusus, kalau jurnal punya bagian pernyataan penggunaan AI.

Panduan APA menyarankan agar penggunaan AI dijelaskan di bagian yang relevan, misalnya metode atau pendahuluan, dan agar prompt dicantumkan ketika kamu mengutip keluaran AI. Kalau kampusmu memakai gaya lain, ikuti pedomannya.

Menyitasi ChatGPT di daftar pustaka

Format sitasi AI sudah beberapa kali berubah. Panduan APA edisi awal (2023) memperlakukan keluaran ChatGPT dengan pengembang sebagai penulis, tahun, nama alat dengan tanggal versi, dan keterangan jenisnya. Panduan itu sendiri kemudian diperbarui, dan format yang beredar di berbagai panduan kampus dan blog tidak seragam.

Karena itu, jangan hanya menyalin contoh dari internet. Lakukan ini:

  1. Buka halaman panduan APA terbaru untuk AI generatif, atau panduan gaya yang dipakai kampusmu.
  2. Pastikan unsur yang dibutuhkan: pengembang, tahun, nama dan versi alat, serta tautan.
  3. Gunakan format yang sama untuk semua sitasi AI di dokumenmu.

Prinsip yang tetap sama: sitasi AI menunjukkan bahwa kamu memakai alat itu, bukan bahwa informasinya benar. Fakta, data, dan teori tetap harus disitasi dari sumber aslinya, yaitu buku, jurnal, atau dokumen resmi.

Jangan menyitasi AI sebagai sumber fakta

Kesalahan yang cukup sering terjadi: menulis "Menurut ChatGPT, ..." untuk menopang argumen. Itu lemah karena:

  • jawaban AI bisa berubah setiap kali pertanyaan diajukan,
  • AI bisa memberi informasi keliru atau referensi yang tidak ada,
  • pembaca tidak bisa memverifikasi sumber aslinya.

Gunakan AI untuk memahami, lalu cari dan sitasi sumber primernya. Soal referensi yang tidak ada, bahasannya ada di artikel lain tentang risiko referensi palsu dari AI.

Simpan catatan penggunaanmu

Supaya pernyataanmu akurat dan bisa dipertanggungjawabkan, simpan:

  • tanggal dan alat yang dipakai,
  • perintah yang kamu ajukan untuk bagian yang penting,
  • versi sebelum dan sesudah kamu menyunting.

Catatan ini juga membantu kalau dosen menanyakan proses menulismu, atau kalau tulisanmu ditandai detektor AI. Risiko deteksi dibahas di kenapa tulisan manusia terdeteksi AI di GPTZero dan batas skor AI GPTZero di kampus.

Kesalahan yang perlu dihindari

  • Menulis pernyataan generik yang tidak sesuai penggunaan sebenarnya.
  • Mencantumkan AI di daftar pustaka tetapi tidak menjelaskan peranannya di teks.
  • Memakai format sitasi yang berbeda-beda di satu dokumen.
  • Tidak menyebut AI sama sekali padahal aturan mewajibkan.
  • Menyitasi AI sebagai satu-satunya sumber untuk klaim penting.

Aturan pemakaian AI berbeda di tiap kampus. Cara menemukan aturan kampusmu dan pertanyaan untuk dosen ada di Aturan AI untuk Skripsi di Pembimbing Skripsi.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah memperbaiki tata bahasa dengan AI perlu dicantumkan?

Tergantung aturan kampus atau jurnal. Banyak yang tidak mewajibkannya untuk perbaikan bahasa saja, tetapi sebagian meminta semua penggunaan AI disebutkan. Tanyakan ke pembimbing.

Apakah pernyataan penggunaan AI akan membuat nilai turun?

Tidak otomatis. Yang dinilai adalah kualitas penelitianmu dan kejujuranmu. Menyembunyikan penggunaan yang diwajibkan jauh lebih berisiko daripada menyebutkannya.

Perlukah mencantumkan prompt?

Kalau kamu mengutip atau menampilkan keluaran AI, panduan APA menyarankan mencantumkan prompt-nya. Untuk penggunaan ringan seperti memeriksa tata bahasa, pernyataan singkat biasanya cukup.

Bagaimana kalau kampus tidak punya aturan sama sekali?

Pilih pendekatan yang jujur, tulis pernyataan singkat sesuai penggunaanmu, dan simpan catatannya. Tanyakan juga ke pembimbing supaya kamu tahu ekspektasinya.

Mau tahu bagaimana tulisanmu terbaca detektor AI?

Kalau kamu ingin melihat bagian mana dari draf yang ditandai, Helpin menyediakan jasa cek GPTZero dengan laporan lengkap berupa label, persentase, dan kalimat yang disorot. Hasilnya perkiraan, bukan keputusan, dan bisa menjadi bahan revisimu.

Butuh bantuan?

Cek GPT Zero

Rp5.000/file

Pesan sekarang

Deadline sidang mepet? Kirim file sekarang.

Admin aktif setiap hari 08.00–24.00. Konsultasi dulu juga boleh, gratis.

Ririn dan Nyonyo, maskot Helpin, memegang ijazah